Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iran. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Januari 2016

Marinir AS Sempat Menangis Saat Ditangkap Iran

Marinir AS yang dibebaskan dari tahanan Iran Rabu 13 Januari 2016 lalu disebut sempat menangis ketika mereka ditangkap oleh pasukan Iran. Hal itu disampaikan Wakil Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Brigadir Jenderal Hossein Salami. “Para marinir menangis ketika mereka ditangkap, namun mereka kemudian merasa lebih tenang setelah pasukan IRGC memperlakukan mereka dengan kebaikan,” katanya sebagaimana dikutip Far News Minggu 17 Januari 2016.


image:dailymail.co.uk

Sepuluh marinir Amerika ditangkap pasukan angkatan laut Iran pada Selasa setelah dua kapal mereka secara ilegal masuk ke perairan yang dikontrol pemerintah Iran di Teluk Persia.

Salami mengatakan setelah kejadian itu, politisi AS meminta rekan-rekan mereka di Iran untuk membebaskan para tahanan dalam serangkaian panggilan telepon. “Amerika dengan rendah hati mengakui kesalahan dan kekuatan kita, dan kita membebaskan marinir setelah yakin bahwa mereka telah memasuki perairan Iran secara tidak sengaja dan kami juga mengembalikan senjata mereka.”

Komandan angkatan laut IRGC Jenderal Ali Fadavi pada hari Rabu mengatakan situasi bisa berubah drastis. Menurutnya rudal Iran telah mengunci kapal induk AS yang dikerahkan di Teluk Persia setelah kecelakaan itu terjadi.

Fadavi menjelaskan bahwa Iran selama 40 menit mengunci kapal induk dan siap menembak USS Truman jika melakukan pergerakan yang dianggap tidak profesional yang berpotensi memprovokasi respon. “Pada saat itu, pasukan Iran bisa memunculkan bencana bagi AS yang mungkin tidak pernah mereka alami dalam sejarah,” katanya.

“Kami sangat siap dengan rudal pantai ke laut, kapal cepat peluncur rudal dan kemampuan kami yan glain,” tegas Fadavi. Dia menegaskan, Iran akan memenangkan pertempuran dengan AS di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Sebagai buntut dari rilis dari tawanan Amerika, John Kerry mengucapkan terima kasih kepada Iran untuk cepat menyelesaikan krisis. “Masalah ini diselesaikan dengan damai dan efisien merupakan bukti diplomasi memainkan peran penting dalam menjaga negara kita aman, dan kuat,” kata Kerry.

Para pejabat Teheran telah berulang kali mengklaim AS meminta maaf atas insiden itu, meskipun Washington menyangkal mereka melakukan hal itu. jejaktapak.com

Sanksi Dicabut, Iran Segera Belanja Senjata, Apa Prioritasnya?

Taheran  - Dicabutnya sanksi terhadap Iran menjadikan Teheran bisa mencairkan dana sekitar US$ 100 miliar yang sebelumnya dibekukan. Wartawan dan analis militer Rusia Alexander Sitnikov menyebut sebagian besar dana akan digunakan untuk mengupgrade kekuatan militer. Jadi hampir bisa dipastikan Teheran akan belanja senjata besar-besaran setelahi ni.

Sanksi Dicabut, Iran Segera Belanja Senjata, Apa Prioritasnya?


Mengomentari pengumuman Gubernur Bank Sentral Iran Valiollah Seif bahwa Iran akan menghabiskan sekitar US$30 miliar dana untuk impor barang penting. Sitnikov dalam tulisannya di Svobodnaya Pressa, menduga sebagian dari uang tersebut akan pergi ke arah upgrade potensi militer Iran yang harus diakui mengalami kemerosotan setelah pemberlakuan sanksi.

“Berdasarkan laporan dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei melihat kebutuhan mendesak negara itu untuk memperkuat militer negara itu,” tulisnya sebagaimana dikutip Sputnik Minggu 17 Januari 2016.

Sesuai dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), perjanjian internasional tentang program nuklir Iran yang dicapai di Wina Juli lalu, Teheran tidak diperbolehkan untuk membangun atau menguji sistem rudal, atau untuk membeli senjata konvensional canggih dari luar negeri. Namun, Sitnikov menambahkan, “Penting untuk dicatat bahwa JCPOA tidak menghalangi Iran dari haknya untuk membela diri.”

Sitnikov mencatat kekuatan dan kapasitas pertempuran militer Iran telah memburuk secara signifikan sebagai akibat dari sanksi. Mengutip analis pertahanan IHS Jane Ben Moses dia mengatakan kemampuan militer Iran “sangat lemah.”

“Pengadaan total senjata Iran tahun lalu US$ 550 juta” hitung Moses. “Jika Anda melihat impor pertahanan Arab Saudi, mereka menghabiskan US$7 miliar tahun lalu. UEA mengimpor senjata US$ 4 miliar. Oman US$ 1 miliar yang merupakan dua kali lipat total Iran.”

Sebuah “refresh” militer Iran menurut Moses, akan membutuhkan biaya sekitar US$40 miliar. “Dan politisi Iran dan pejabat militer telah menyebutkan angka yang sama,” tambah Sitnikov.

Bahkan, Sitnikov menilai “kebutuhan mendesak untuk melaksanakan modernisasi militer merupakan alasan utama Khamenei menyetujui kesepakatan nuklir. Analis politik Arab Berpengaruh Jama Khashoggi [sebelumnya] meramalkan bahwa jika tentara Assad dikalahkan, ISIS akan menyerang Iran dan menyebarkan kekacauan di sana. Dan berurusan dengan mereka, pengalaman Suriah telah menunjukkan, mereka hanya mungkin dihadapi dengan kekuatan lapis baja. ”

Bulan lalu, mengomentari artikel Sputnik mengenai kemungkinan pengiriman Rusia T-90 ke Iran, managing editor majalah Veteran Today, Jim W. Dean mengatakan “kebijakan sanksi ” Barat telah secara efektif merampok kontrak senjata potensial Barat. “Tentu, Iran ingin beberapa teknologi Barat, yang cocok seperti peningkatan recovery produksi minyak untuk sumur minyak tua, tetapi untuk senjata utama akan sangat berisiko,” kata Dean.

Namun Sitnikov mencatat, “Iran tidak termotivasi hanya [membeli persenjataan Rusia] karena ketidakcocokan dengan Barat. Kasus di Ukraina dan perang di Suriah telah menunjukkan kemampuan tank buatan Rusia. ”

Secara keseluruhan Sitnikov menyatakan “pilihan senjata dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk fakta bahwa T-90 diciptakan dari era Perang Dingin dengan didasarkan pada tank legendaris T-72. Di tahun 80-an, para ahli Barat menganggap tank ini sangat seimbang dengan mesin Barat dan hemat biaya, dan lebih dapat diandalkan daripada T-64. ”

Dalam analisis akhir, Sitnikov mencatat dari 700 T-72 tua yang dibeli Suriah dari Uni Soviet, setidaknya 300 masih dalam pelayanan, meskipun usang dan bertahun-tahun dalam pertempuran berdarah tank ini masih memainkan peran yang sangat penting.Inilah yang menjadikan Iran sepertinya tetap akan berpaling ke tank ini. Jejaktapak.com

Baca Juga : Perbandingan Kekuatan Militer Arab Saudi VS Iran jika Perang

Jumat, 15 Januari 2016

Inilah Perbandingan Kekuatan Angkatan Darat Dan Udara Arab Saudi VS Iran 2016

Akhir-Akhir ini, Banyak Berita yang Mengklaim Hubungan Antara Arab Saudi dan IRAN semakin memanas bak Gunung yang ingin Meletus. Penyebabnya Tentu saja masalah Klasik ya. Yaitu Perbedaan Agama Islam Syiah VS Sunni.

Arab Saudi menyatakan diri Telah membunuh atau Mengeksekusi Ustad Syiah yg bernamaSheikh Nimr al-Nimr atas Tuduhan dalih Terorisme.



Sebelumnya, Negara Iran juga telah dibuat Kesal. Karena Arab Saudi bersama Liga Arab memutuskan menyerang Kelompok Syiah Houthi di Yaman. IRAN juga menuduh Arab Saudi jugalah yg dipercaya berada di Belakang ISIS. ISIS diciptakan Untuk Menghancurkan Pemerintahan Syiah Bashar al Assad di Suriah.

Iran adalah Negara Islam Syiah Terbesar di Muka Bumi ini, Sedangkan Arab Saudi adalah Penganut Islam Sunni. Dalam Sejarahnya, Iran Belum Pernah Terlibat Perang dengan Arab Saudi. Tetapi IRAN Pernah memiliki Pengalaman Perang Buruk dengan Irak dan Turki Sejak Tahun 1577.





Perbandingan Kekuatan Angkatan Darat & Udara

Wakil Putra Mahkota Arab Saudi : Mohammed Bin Salman. Menyatakan Bahwa Dia ngga Pengen Perang Terhadap Negara IRAN. Alasannya Karena jika Terjadi Perang maka ini adalah Awal Bencana dan Arab Saudi ngga Pengen membiarkan itu Terjadi.


PESAWAT TEMPUR
IRAN
ARAB SAUDI


MIG 29

Buatan Rusia. Jumlah 30  





Mirage
Buatan Ferancis. Jumlah 13


F-14
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 50



F-15 Strike Eagle

Buatan Amerika Serikat. Jumlah 236

  
EuroFighter Typhoon

Buatan Inggris. Jumlah 72  


Tornado
Buatan Jerman. Jumlah 80



HELIKOPTER
IRAN
ARAB SAUDI
  

Mi-17/Mi-171sH
Buatan Rusia. Jumlah 25


Bell AH-1J Sea Cobra
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 50


Toofan
Buatan Iran. Jumlah 11

CH-47 CHINOOK
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 20


AH-64 APACHE
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 82

Black Hawk
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 37


ARTILERI
IRAN
ARAB SAUDI

  
M109 Howitzer
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 180


2S1 GVOZDIKA
Buatan Ukraina. Jumlah 80

 

M109 Howitzer
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 158


M270 MLRS. 
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 50


Astros II MLRS.
Buatan Brazil. Jumlah 72 


AMZ GCT
Buatan Ferancis. Jumlah 51


PLZ45
Buatan China. Jumlah 54


TANK
IRAN
ARAB SAUDI


Scorpio
Buatan Inggris. Jumlah 80

Zulfiqar MBT
Buatan Iran. Jumlah 155


T-72
Buatan Rusia. Jumlah 680


Mobarez
Buatan Iran. Jumlah 100


Type 69/59
Buatan China. Jumlah 400

Patton
Buatan Amerika Serikat. 318

   

M1 Abrams
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 442


Patton Tank
Buatan Amerika Serikat. Jumlah 450


AMX
Buatan Ferancis. Juml

Tetapi, Terlepas dari Hal Tersebut. Kita Memang Sulit Memprediksi Apa yg Akan Terjadi di Masa Depan. Di Bawah ini adalah Daftar Perbandingan Kekuatan Angkatan Darat & Udara Antara Iran VS Arab Saudi.

Di Atas adalah Data Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Arab Saudi. Ngga Semua Alustista Tertulis di Artikel ini ya. Khususnya untuk Rudal dan Kapal Perang.

Beberapa Statistik Data juga Belum Sepenuhnya Akurat. Artikel ini Hanya Menampilkan Sebagian dari Kekuatan Militer Mereka Masing-Masing. Khususnya Alustista Mereka yg Terhebat dari yang Terhebat.

Sumber: afrid-fransisco.com