Tampilkan postingan dengan label Kopaska. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kopaska. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2016

Inilah pasukan militer dengan tampilan paling sangar dan seram di dunia

Sedari dulu penampilan dan juga kostum yang dipakai oleh satuan angkatan militer memang telah menjadi hal yang wajib di lakukan. Setiap angkatan militer pasti memiliki seragam yang berbeda dengan satuan lainnya. Seperti di Indonesia dimana seragam antara polisi dan TNI tentu sangatlah berbeda.

Apalagi bagi angakatan yang lebih diatas pangkatnya pasti selalu mempunyai ciri khas yang membedakan dengan angkatan militer lainnya. Seperti penggunaan senjata serta perlengkapan penampilan mulai dari topeng hingga baju khusus yang digunakan oleh pasukan militer tersebut. Hal tersebut dilakukan agar kesan sangar dan juga identitas dari pasukan tersebut terlindungi.

Berikut Anakregular informasikan beberapa pasukan militer terbaik dengan tampilan paling seram dan sangar di dunia. Silahkan disimak :


Pasukan Pemburu Paling Seram di Denmark

Adalah Jagerkorpset atau Korps Pemburu yang merupakan pasukan elite atau pasukan khusus andalah negara Denmark. Anggota dari pasukan ini hanya 150 orang saja yang terpilih dari yang terbaik di seluruh angkatan bersenjata di negara dinamit tersebut.




Penampilannya juga seram. Banyak yang bilang seperti Darth Vader di Film Star Wars, atau sosok monster di Film Predator. Pasukan ini memiliki kemampuan antiteror, demolisi, serangan amfibi, sabotase dan pengintaian. Sejak dulu bangsa Viking dikenal dunia sebagai prajurit tangguh. Jagerkorpset meneruskan tradisi ini.

Unit Jagerkorpset memegang keras kerahasiaan. Sesuai semboyannya, mereka lebih memilih beraksi daripada dikenal. Berbeda dengan unit-unit sejenis di AS dan Eropa Barat yang sering tampil di film atau majalah.

Navy Seal Skull Mask Kedua Terseram di Dunia

Navy Seal Skull Mask merupakan pasukan Elite di angkatan laut Amerika Serikat. Pasukan ini di nobatkan sebagai pasukan terbaik kedua di dunia dibawah pasukan Elite Inggris yakni special Air Service (SAS).

Pasukan ini seringkali dilibatkan dalam berbagai pertempuran, maupun pembebasan sandera. Mereka juga ikut beroperasi dalam misi-misi rahasia yang digelar militer AS di seluruh belahan dunia.




Navy SEALs terdiri dari 12 tim, dengan medan operasi mulai dari Timur Tengah dan seluruh dunia. Dari keseluruhan, Tim 3 yang memiliki penampilan ekstrem hingga dikenal ke seluruh dunia.

Saat terjun ke Afghanistan, Tim 3 mengenakan masker berlogo tengkorak saat berada di medan pertempuran. Penampilan ini terinspirasi dari tokoh pahlawan super buatan Marvel, The Punisher.


Tak jelas personel yang mengenakan pertama kali hingga dikenakan seluruh tim. Namun, penampilan yang menyeramkan membuat pasukan ini terlihat lebih sangar saat berhadapan dengan musuh-musuhnya.

Kopaska TNI AL Paling Seram Yang Dimiliki Indonesia

Layaknya Navy SEALS, Komando Pasukan Katak atau disingkat Kopaska merupakan pasukan elite Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Tidak mudah untuk menjadi bagian di dalamnya, sebab tak hanya bermodal fisik yang baik atau kemampuan yang mumpuni sebagai sorang prajurit.


Dalam beberapa penampilannya, setiap mengikuti gelar pasukan, Kopaska kerap tampil sangar. Selain memanggul senjata besar, mereka juga mengenakan masker tengkorak.




Sontak saja, penampilan tersebut membuat banyak orang yang melihatnya berdecak kagum. Selain sangar, tentunya Kopaska juga memiliki fisik yang prima sebagai sebuah pasukan elite. Penampilan sangar terakhir mereka tunjukkan saat parade merayakan HUT TNI di Surabaya. Gara-gara penampilan itu, pasukan ini paling banyak disorot dunia. Sumber: AnakRegular.com

Jumat, 22 Januari 2016

Inilah 5 Pasukan Elit TNI Terbaik Dunia Yang Selama Ini Jarang Terekspos Media

Kalau selama ini  memang hanya terekspos hanyalah Kopassus dari TNI AD yang sering familiar ditelinga kita, tapi ternyata Indonesia memiliki 5 Pasukan Elit TNI yang terbaik dunia. Yaitu;

Inilah 5 Pasukan Elit TNI Terbaik Dunia Yang Selama Ini Jarang Terekspos Media


1. DENBRAVO-90 : (1 Prajurit DENBRAVO-90 = 5 Prajurit TNI) 
2. KOPASSUS : (1 Prajurit KOPASSUS = 8 Prajurit TNI)
3. KOPASKA : (1 Prajurit KOPASKA = 24 Prajurit TNI)
4. YONTAIFIB : (1 Prajurit YONTAIFIB = 24 Prajurit TNI)
5. DENJAKA : (1 Prajurit DENJAKA = 120 Prajurit TNI)

TNI Terdiri dari 3 angkatan (matra) yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Kebanyakan yang orang tau hanya KOPASSUS pasukan terbaik yang milik TNI, dan menduduki peringkat ke-3 pasukan terbaik di dunia menurut penilaian Discovery channel military edition 2008.

Jumlah pasukan elite yang dimiliki TNI memang jarang di expose dan tidak banyak yang mengetahui, karena pasukan ini memiliki tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi. Penggunaan special force tersebut digunakan untuk tugas-tugas rahasia pemerintah. Berikut 5 daftar Pasukan-pasukan Khusus terbaik yang dimikili TNI saat ini :

1. DENBRAVO-90
(1 Prajurit DENBRAVO-90 = 5 Prajurit TNI)



Detasemen Bravo 90 (disingkat DENBRAVO-90) dibentuk secara terbatas di lingkungan Korps Pasukan Khas TNI-AU pada 1990, Bravo berarti yang terbaik. Konsep pembentukannya merujuk kepada pemikiran Jenderal Guilio Douchet : Lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsista-nya di darat daripada harus bertempur di udara.

DENBRAVO-90 mempunyai 3 tim yang disebut Alfa 1 s/d 3. Alfa 1 mempunyai spesialisasi intelijen. Alfa 2 berkualifikasi spesialisasi perang kota/hutan dan Alfa 3 spesialisasi Counter Terorisme. Disamping itu ada Tim Bantuan Mekanik untuk pemeliharaan senjata dan peralatan serta tim khusus plus tim pelatih. Tapi sebenarnya 3 tim itu mempunyai keahlian yang merata di bidang counter terorisme. Pasukan “inti” baret jingga ini juga kerap berlatih dengan KOPASSUS TNI-AD, KOPASKA TNI-AL dan DENJAKA Marinir.
Pelatihan DENBRAVO-90 selama 9 bulan dan salah satu latihannya yaitu diterjunkan dari pesawat pada malam hari dengan ketinggian 10-12 km diatas permukaan tanah untuk menghindari terdeteksi dari musuh dengan dilengkapi pakaian yang bersayap dan serba canggih.
Kemampuan 1 orang DENBRAVO-90 setara dengan 5 orang TNI.

Untuk kedepan ada peningkatan standart pasukan sehingga mencapai 1 detasemen secara utuh dengan jumlah ideal mengikuti tabel organisasi personel (TOP) yaitu 2.650 personel dibawah pimpinan seorang Letnan Kolonel. Bravo saat ini sudah memiliki fasilitas pertempuran jarak dekat (CQB). Bahkan untuk latihan pembebasan sandera di pesawat, Bravo langsung melaksanakannya di dalam pesawat baik milik TNI-AU maupun PT. DI. Bravo juga menjadi pasukan khusus pertama di Indonesia yang mampu menguasai ilmu bela diri Stema yang merupakan ciri khas dari pasukan elit Rusia.

2. KOPASSUS
(1 Prajurit KOPASSUS = 8 Prajurit TNI)


Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi KOPASSUS adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. KOPASSUS memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Dalam perjalanan sejarahnya, Kopassus berhasil mengukuhkan keberadaannya sebagai pasukan khusus yang mampu menangani tugas-tugas yang berat. Beberapa operasi yang dilakukan oleh KOPASSUS diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, serta berbagai operasi militer lainnya. Dikarenakan misi dan tugas operasi yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas dari pada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh.
Pelatihan KOPASSUS selama 9 bulan dan salah satu latihannya berlari dari Surabaya sampai Jakarta dalam waktu yang sudah ditentukan.
Kemampuan 1 orang KOPASSUS sama dengan 8 orang TNI.

Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti : Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di koOrdinasikan dengan pihak Amerika Serikat (CIA), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh (Long Range Recce) di perbatasan Papua Nugini.

3. KOPASKA
(1 Prajurit KOPASKA = 24 Prajurit TNI)


Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan KOPASKA didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Soekarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya. KOPASKA berkekuatan 3.000 prajurit. Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.
KOPASKA dilengkapi senjata dan kendaraan bawah air tekhnologi tercanggih dari seluruh dunia, pelatihan KOPASKA selama 9 bulan dan berenang tanpa henti melewati Selat Sunda sejauh 30 km dan prajurit KOPASKA diluncurkan melalui lubang torpedo kapal selam.

Jika tidak sedang ditugaskan dalam suatu operasi, tim Detasemen KOPASKA dapat ditugaskan menjadi pengawal pribadi VIP seperti Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Untuk jumlah tidak pernah di ekspos karena pasukan ini mempunyai tingkat kerahasian yang tinggi dalam materi personel.
Kemampuan 1 Orang Kopaska setara dengan 24 orang TNI.

Satuan Pasukan Katak KOPASKA Armada Barat (Satpaska Armabar)
• Detasemen 1 Sabotase/anti-Sabotase (Teror)
• Detasemen 2 Operasi Khusus
• Detasemen 3 Combat SAR
• Detasemen 4 EOD dan Ranjau Laut/Mine clearence
• Detasemen 5 Underwater Demolition
• Detasemen 6 Special Boat Unit
Satuan Pasukan Katak Armada Timur (Satpaska Armatim)
• Detasemen 1 Sabotase/anti-Sabotase (Teror)
• Detasemen 2 Operasi Khusus
• Detasemen 3 Combat SAR
• Detasemen 4 EOD dan Ranjau Laut/Mine clearence
• Detasemen 5 Underwater Demolition
• Detasemen 6 Special Boat Unit

4. YONTAIFIB
(1 Prajurit YONTAIFIB = 24 Prajurit TNI)



Batalyon Intai Amfibi atau disingkat YONTAIFIB adalah satuan elit dalam Korps Marinir seperti halnya KOPASSUS dalam jajaran TNI Angkatan Darat. Dahulunya satuan ini dikenal dengan nama KIPAM (Komando Intai Para Amfibi). Untuk menjadi anggota YONTAIFIB, calon diseleksi dari prajurit marinir yang memenuhi persyaratan mental, fisik, kesehatan, dan telah berdinas aktif minimal dua tahun. 

Salah satu program latihan bagi siswa pendidikan YONTAIFIB, adalah berenang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sejauh 6 km di Selat Madura.
Dari satuan ini kemudian direkrut lagi prajurit terbaik untuk masuk kedalam Detasemen Jala Mengkara (DENJAKA), pasukan elitnya TNI Angkatan Laut.
Dalam segi tingkat kemampuan 1 orang YONTAIFIB sama dengan 24 orang TNI.

Prajurit Intai Amfibi (YONTAIFIB) Korps Marinir TNI AL diambil dari prajurit pilihan Korps Marinir melalui seleksi ketat dan keras. Sebab ditangan personel YONTAIFIB-lah sebuah kesuksesan operasi Amfibi yang dilakoni, Korps Baret Ungu dan seluruh elemen TNI dipertaruhkan. Perekrutan Prajurit YONTAIFIB Seleksi Prajurit atas dasar suka rela dari prajurit Korps Marinir (semua bagian tempur : Infanteri, Artileri, Kavaleri, Bantuan Tempur dan Pertahanan Pangkalan) yang sudah mempunyai Basic Tempur yaitu Pendidikan Dasar Kemiliteran, Pendidikan Keprajuritan Marinir, Pendidikan Taktik Operasi Darat, Pendidikan Komando Marinir (Dikko), Pendidikan Menembak Kualifikasi, Pendidikan Operasi Amfibi termasuk Raid Amfibi, Para Dasar (Paradas), Penyelaman, dan Free Fall. Seleksi Calon Siswa YONTAIFIB sangat ketat dan keras meliputi Seleksi Kesehatan dengan Stakes I, Samapta Baik, Berenang, Push Up, Sit Up, Pull Up dalam waktu 9 bulan dan lulus tes Psikologi Pasukan Khusus standart TNI. Calon Siswa YONTAIFIB maksimal berusia 26 tahun baik Perwira, Bintara dan Tamtama TNI-AL.

Metode pelatihan calon prajurit YONTAIFIB dibagi dalam beberapa tahap yang mencakup Medan Darat, Laut, Udara dan Bawah Air. Dalam setiap tahap calon akan terseleksi secara alamiah karena materi yang dihadapkan semakin hari semakin berat dan menuntut para siswa benar benar menguasai ilmu yang diberikan pada tahap sebelumnya. Pasalnya tahap–tahap dalam pendidikan sebenarnya adalah satu rangkaian operasi yang benar–benar dilakukan prajurit Intai Amfibi YONTAIFIB dalam melaksanakan tugas dalam pertempuran atau operasi lain nantinya.

Pendidikan YONTAIFIB dilaksanakan selama hampir 9 bulan bertempat (Base Camp) di Pusdik Marinir kemudian dilanjutkan Puslatpur Marinir Karang Tekok Situbondo. Di Jawa Timur, Marinir tercatat mempuyai 8 Puslatpur (Pusat Latihan Pertempuran) di Grati, Pasuruan, Karang Tekok, Situbondo, Purboyo di Bantur, Malang, Asem Bagus, Situbondo, Banongan, Situbondo, Jampang Tengah, Sukabumi, Baluran, Banyuwangi, Selogiri, Banyuwangi. Mungkin semuanya juga dipakai untuk base camp oleh Marinir untuk melatih para calon prajurit YONTAIFIB ini. Karena disesuaikan dengan materi pendidikan yang diajarkan. YONTAIFIB juga mengikut sertakan pelatih dari setiap Batalyon YONTAIFIB, Perwira Batalyon YONTAIFIB termasuk Komandan Batalyon, dan Prajurit Senior YONTAIFIB untuk melatih para siswa Dik Brevet Taifibmar ini. Metode pelatihan YONTAIFIB sempat diklaim hampir sama dengan pelatihan Pendidikan Komando KOPASSUS TNI-AD.

5. DENJAKA
(1 Prajurit DENJAKA = 120 Prajurit TNI)



Detasemen Jala Mangkara (disingkat DENJAKA) adalah sebuah detasemen pasukan khusus TNI Angkatan Laut. DENJAKA adalah satuan gabungan antara personel KOPASKA dan YONTAIFIB Korps Marinir TNI-AL. Anggota Denjaka dididik di Bumi Marinir Cilandak dan harus menyelesaikan suatu pendidikan yang disebut PTAL (Penanggulangan Teror Aspek Laut). Lama pendidikan ini adalah 9 bulan. Intinya DENJAKA memang dikhususkan untuk satuan anti teror walaupun mereka juga bisa dioperasikan dimana saja terutama anti teror aspek laut. DENJAKA dibentuk berdasarkan instruksi Panglima TNI kepada Komandan Korps Marinir No Isn.01/P/IV/1984 tanggal 13 November 1984. DENJAKA memiliki tugas pokok membina kemampuan antiteror dan antisabotase di laut dan di daerah pantai serta kemampuan klandestin aspek laut.
Latihannya berenang dengan tangan terikat dan kaki terikat melewati Selat Sunda Sejauh 30 km. Dan tangan diborgol, kaki diborgol, tubuh diikat dengan tali, dikasih balok besi dan dijatuhkan ke dalam perairan Selat Bali sampai tenggelam, ujiannya untuk melepaskan diri dari cengkraman itu.
Dalam segi tingkat kemampuan 1 orang DENJAKA sama dengan 120 orang TNI.

Pola rekrutmen DENJAKA dimulai sejak pendidikan para dan komando. Selangkah sebelum masuk ke DENJAKA, prajurit terpilih mesti sudah berkualifikasi Intai Amfibi. Dalam menjalankan aksinya, satuan khusus ini dapat digerakkan menuju sasaran baik lewat permukaan/bawah laut maupun lewat udara. TNI AL masih memiliki satu pasukan khusus lagi, yaitu Komando Pasukan Katak (KOPASKA). Kedua satuan pernah beberapa kali melakukan latihan gabungan dengan US Navy SEAL Amerika Serikat.

Dengan materi pemeliharaan kecakapan dan peningkatan kemampuan kemahiran kualifikasi YONTAIFIB dan KOPASKA, pemeliharaan dan peningkatan kemampuan menembak, lari dan berenang, peningkatan kemampuan bela diri, penguasaan taktis dan teknik penetrasi rahasia, darat, laut dan udara, penguasaan taktik dan teknik untuk merebut dan menguasai instalasi di laut, kapal, pelabuhan/pangkalan dan personel yang disandera di objek vital di laut, penguasaan taktik dan teknik operasi klandestin aspek laut, pengetahuan tentang terorisme dan sabotase, penjinakan bahan peledak, dan peningkatan kemampuan survival, pelolosan diri, pengendapan, dan ketahanan interogasi.

Sumber :https://www.facebook.com/Kabar.Militer.Indonesia.Terkini

Kamis, 21 Januari 2016

Kisah 3 Orang Prajurit Kopaska Mengusir 2 Kapal Malaysia di Karang Unang

Kisah 3 Orang Prajurit Kopaska Mengusir 2 Kapal Malaysia di Karang Unang

Ada lagi cerita menarik soal Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 2005, saat ketegangan RI-Malaysia di Blok Ambalat.

Saat itu pemerintah RI membangun mercusuar Karang Unarang yang terletak di titik terluar. Upaya ini selalu diganggu oleh Tentara Laut Diraja Malaysia maupun Marine Police. Mulai dari bermanuver yang menimbulkan gelombang, hingga menganiaya pekerja mercusuar.

Kisah ini ditulis dalam buku Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus yang diterbitkan dalam rangka 50 tahun Kopaska.

1 April 2005, dua kapal TLDM dan Marine Police Malaysia buang jangkar di dekat mercusuar. Upaya kapal patroli TNI AL KRI Tedong Naga mengusir mereka tak digubris.

Komandan KRI pun meminta bantuan dari personel Kopaska yang memang disiagakan di sana. Serka Ismail meminta izin komandan Tim Kopaska Lettu Berny untuk meluncur ke Kapal Malaysia.

Lettu Berny mengizinkan. Namun dia meminta Ismail tak membawa senjata agar tak terjadi kontak tembak.

Baca Juga : Beginilah Latihan Pendidikan Kopaska TNI AL Yang Membuat Dunia Tercengang

Serka Ismail melaju dengan motor boat bersama Serda Muhadi dan Kelasi Satu Yuli Sungkono. Ismail memerintahkan motor boat itu melaju zigzag dengan kecepatan tinggi.

Tujuannya agar perhatian anak buah kapal (ABK) Malaysia tertuju pada motor boat. Sementara itu Ismail melompat dan berenang senyap menuju kapal Malaysia.

Tanpa diketahui satu pun ABK, Ismail naik ke atas kapal. Dia mendobrak pintu samping kapal sambil berteriak.

"Di mana kapten kapal," bentak Ismail hingga ABK Malaysia ketakutan.

Serka Ismail pun sempat membentak seorang petugas meriam kapal Malaysia.

Kapten Kapal keluar. Dengan nada tinggi Ismail bertanya apa keperluan kapal Malaysia di tempat itu. Sang kapten menjawab normatif, hanya menjalankan perintah.

"Baiklah kalau begitu. Daerah ini adalah wilayah saya (Indonesia). Jadi setelah saya turun dari kapal ini, segera pergi dari wilayah ini. Kalau tidak jangkar akan saya putuskan," sergah Ismail pada komandan kapal Malaysia.

Walau tak bersenjata, keberanian Ismail rupanya membuat nyali para ABK Malaysia ciut. Begitu Ismail lompat ke perahu karet, kapal pertama langsung angkat jangkar dan kabur dari Karang Unarang.

Namun kapal kedua tak mau pergi. Serka Ismail dan Tim Kopaska segera melaju. Aksi mereka dihalangi sehingga Ismail tak bisa naik kapal.

Ismail segera menuju tali jangkar. Dia berteriak sambil menggoyang-goyangkan tali jangkar.

"Kalau tidak pergi, tali jangkar ini saya ledakkan," ancamnya.

Berhasil. Aksi ini pun membuat kapal Malaysia meninggalkan wilayah Karang Unang.

Rupanya cukup tiga orang Kopaska untuk mengusir dua kapal Malaysia. (Merdeka)

Rabu, 13 Januari 2016

Beginilah Latihan Pendidikan Kopaska TNI AL Yang Membuat Dunia Tercengang

Komando Pasukan Katak ( Kopaska ) Berdiri pada 31 /03/1962, Pendiri dari kesatuan khusus ini adalah Presiden Sukarno. Tujuan awal pendiriannya yaitu untuk mendukung oprasi militer di Irian Jaya.

Penempatan pasukan elit Indonesia ini terbagi menjadi dua lokasi yaitu Armada Barat di Jakarta dan Armada Timur di Surabaya. Tugas utama Pasukan Elit ini adalah menyerang kapal serta pangkalan musuh, menyerang untuk instalasi bawah air, melakukan persiapan perebutan pantai dari musuh dan Melakukan operasi pendaratan kekuatan amfibi.

Beginilah Latihan Kopaska Yag Membuat Dunia Tercengang


Sejarah Kopaska

Komando Pasukan Katak (Kopaska) merupakan pasukan khusus militer Indonesia dari TNI Angkatan Laut. Kopaska memiliki Semboyan korps (Tan Hana Wighna Tan Sirna : tak ada rintangan yang tak dapat diatasi). Presiden Pertama Indonesia Soekarno merupakan pendiri dari Korps ini yang diresmikan pada 31 Maret 1962 yang sebenarnya Pasukan khusus militer indonesia telah ada sejak 1954.

Guru besar dari Kopaska yaitu Kapten Pelaut Iskak berasal dari sekolah Tentara katak angkatan laut di pangkalan angkatan laut Surabaya. Kopaska memiliki misi utama yaitu melakukan peledakan/demolisi bawah air musuh dengan melakukan sabotase/penyerangan secara rahasia ke lokasi kapal musuh dan markas musuh dan mampu menjadi pengawal pribadi VIP dari Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.


Materi Pendidikan Kopaska
1. Akademis umum Angkatan Laut

#Operasi laut # navigasi # mesin

#elektronika # bangunan kapal # komunikasi dan lain lain

2. Level Kepaskaan Materi:

#Doktrin Manusia Katak #Penyelaman dasar #penyelaman tempur#renang tempur

#kartografi#menembak berbagai jenis senjata# mengemudi dan menangani kapal/perahu cepat dan lain lain)

3. Pendidikan Komando Materi :

Dasar komando #perang hutan# jungle survival/sea survival SERE#dan lain lain

Pada Angkatan I sampai angkatan 5 pendidikan Komando dilakukan bersama RPKAD/Kopassus di Pusdik RPKAD/Kopassus-Batujajar, Jawa Barat

Pendidikan Komando diperintahkan untuk mengikuti di Pusdikmar (Pusat Pendidikan Marinir, Surabaya)

4. Terjun Static dan AFF materi :

Materi pendidikan Angkatan I sampai angaktan 5 latihan bersama RPKAD/Kopassus di Pusdik RPKAD/Kopassus

Pendidikan terjun diperintahkan mengikuti di Pusdikmar (Pusat Pendidikan Marinir) Surabaya

Pendidikan spesialisasi kemampuan terjun (statik & free fall) untuk melakukan pendaratan di sasaran sasaran lepas pantai dan laut dilakukan pengembangan di satuan Kopaska Armada).

5. Intelijen Tempur Materi :

Pendidikan tingkat lanjutan di Satuan dilaksanakan di BAIS dan Intelmar/Intelijen Maritim di Surabaya)

6. Sabotase dan kontra sabotase

7. Demolisi bawah air

8. SAR Tempur

Jumlah personel


Untuk jumlah Pasukan khusus Kopaska tidak pernah di ekspos ke publik karena pasukan ini memiliki tingkat kerahasian yang tinggi dalam materi personel.

Materi pedidikan kopaska bertujuan untuk meningkatka kemampuan dan pengalaman dari pasukan khusus ini. Materi yang mereka tempuh merupakan materi berat baik teori dan praktek yang menguras fisik.

Berikut ini adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh Kopaska :

Personel Pasukan Katak (Paska) harus sudah menguasai konsep perang laut secara sempurna. Seperti melakukan misi sabotase dan pembebasan sandera dari musuh, maka pasukan Paska harus sudah memahami bagian-bagian kapal.

Jika telah memahami semua kondiri maka insting pasukan akan langsung bermain di mana bagian dari ruang amunisi, kamar mesin, tanki bahan bakar dan lainya. Karena akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan misi.

Bagaimana para pasukan khusus Kopaska ini berlatih :

1. Seperti Level Neraka

Dimuat dalam buku Kopaska, "Spesialis Pertempuran Laut Khusus" latihan ini dijelaskan bagaimana latihan hellweek itu dilakukan.

Latihan yang pertama kali yang harus ditempuh oleh calon anggota Paska yaitu hellweek. Dalam latihan ini Pasukan Katak benar-benar akan menguras kemampuan, emosi, dan tenaga.

Anda tidak akan tau kapan latihan akan dimulai karena semua calon Pasukan katak tidak pernah diberi tahukan informasi kapan rangkaian latihan hellweek akan dilaksanakan. Bisa saja secara tiba-tiba latihan dimulai ketika mereka sedang mengikuti materi dalamkelas, atau bahkan saat personel sedang tidur terlelap.

Uniknya pasukan khusus ini adalah di hari pertama dari latihan minggu neraka ini dibuka dengan proses ritual memakan nasi komando bersama-sama. Isi dari Nasi komando yaitu nasi dari hasil blenderan ( lauk pauk# telur mentah#minyak ikan dan #terasi) semua dijadikan satu.

Anda dapat banyakan bagaimana rasa Nasi Komando dari calon Paska. Apa yang terjadi jika Nasi Komando dimakan? Anda pasti tau jawabannya. Proses untuk memakan Nasi Komando ini yaitu makanan hasil belender tadi ditaruh dalam 1 tempat dan calon Paska di haruskan makan secara bergiliran. Jika salah satu dari anggot muntah di tempat lokasi proses itu berjalan, maka personil berikutnya tetap harus melahab nasi komando itu sampai tandas.

Tapi untunglah para calon Paska diberikan minuman yang sehat untuk melepas dahaga setelah melahap Nasi Komando, minuman sehat itu adalah jamu brotowali. Ternyata minuman ini sangat luar biasa pahitnya walaupun sehat.

Dalam minggu-minggu latihan porsi tekanan dan beban setiap harinya akan terus ditambah sampai benar-benar mengharuskan seseorang untuk bertahan di titik maksimal. Yang paling aneh adalah anda mungkin tidak akan tau siapa mereka yang mengikuti latihan tersebut, karena nama mereka telah diganti. Nama-nama mereka diganti menjadi nama hewan laut seperti : ikan tongkol, udang, ikan paus, dan kakap. Nama-nama itu wajib digunakan selama latihan bahkan setelah latihan berakhir nama ini masih melekat di antara sesama mereka.

Dengan latihan yang sangat berat tersebut, anda tidak dipakasa untuk melanjutkan latihan dan bagi mereka gugur atau pun mengundurkan diri diminta meletakkan topi bajanya di pinggir lapangan. Dari sini akan kelihatan berapa orang yang sudah mengundurkan diri dalam satu angkatan.


2. Latihan Level Tingkat Tinggi

Jika seorang Paska telah sukses di hellweek, itu bukan berarti latihan telah usai. Latihan lanjutannya adalah latihan yang masih sangat menguras tenaga juga emosi. Setalah lulus dari latihan awal para pasukan khusu ini wajib mengikuti sekolah penembak. Para Calon Pasukan Elit ini diperkenalkan kepada berbagai macam jenis senjata, baik dimulai dari pistol#senapan serbu# dan senapan sniper. Selain pengenalan senjata calon Paska juga diajarkan berbagai macam jenis teknik tembak reaksi, antiteror dan akurasi.



Latihan lainnya yaitu calon Paska akan menjalani latihan komando gunung hutan serta longmarch di Karang Tekok dan dilanjutkan dengna lintas medan ke Ijen, Situbondo, Bromo sampai Surabaya.

Lolos dari latihan komando, berikutnnya adalah giliran latihan terjun wajib dijalani. Mulai terjun statis, HALO, HAHO harus diikuti para calon Paska. Kemudian mereka dididik dengan berbagai aneka praktik demolisi dan pertempuran bawah laut khusus serta praktik intelijen di Banyuwangi dan Malang.Latihan ini memakan waktu 10 hingga 12 bulan.

Beginilah proses latihan dan materi pendidikan Kopaska yang harus ditempuh untuk mendapatkan brevet Pasukan Katak dan baret merah. Mampukah anda untuk menjadi pasukan khusus Indonesia ini?

Baca juga Sumber Dana Nuklir Korut, dari Pemerasan Hingga Pajak